Masalah Bukanlah Penghambat

Posted on February 2, 2011

0


Jika Anda membaca kitab Mazmur, maka Anda akan menemukan bahwa Raja Daud menuliskan sebagian besar Mazmur tersebut dalam kesulitan yang menghimpit. Demikian juga Rasul Paulus, ia menuliskan sebagian besar surat kepada para jemaat di berbagai daerah ketika ia dalam penjara.

Masalah dalam kehidupan, bukanlah penghambat untuk seseorang menjadi produktif. Anda bisa membuktikan ini dari kisah hidup banyak orang yang telah menorehkan sejarah. Sebuah penelitian terhadap tiga ratus orang yang sangat sukses, orang seperti Franklin Delano Roosevelt, Helen Keller, Winston Churchill, Albert Schweitzer, mahatma Gandhi, dan Albert Einstein ditemukan bahwa seperempatnya menderita cacat secara fisik, seperti kebutaan, ketulian, atau kelumpuhan anggota badan. Tiga perempatnya lahir dalam kemiskinan atau keluarga yang berantakan, atau paling tidak dalam situasi yang tegang atau kalut.

Jika melihat latar belakang kehidupan mereka, orang-orang sukses tersebut memiliki alasan yang kuat untuk menyerah dengan keadaan. Tetapi mereka memilih untuk mengubah batu sandungan dalam hidup mereka itu menjadi batu pijakan untuk membawa diri mereka naik ketingkat berikutnya. Mereka adalah orang-orang yang menyadari bahwa mereka tidak bisa membuat segala sesuatu dalam hidup mereka menjadi seperti yang mereka inginkan, namun mereka bisa menetapkan sikap yang benar dalam menghadapi apapun.

Jika Anda hari ini ingin menjadi salah satu orang yang membuat sejarah, minimal dalam kehidupan Anda dan keluarga Anda, ambillah sikap yang sama seperti orang-orang yang disebut di atas. Apapun keadaan Anda hari ini, Anda bisa mengejar karir yang Anda impikan. Puncak kesuksesan itu bukanlah sekedar ilusi, hal itu dapat menjadi kenyataan jika saja Anda mau membayar harga untuk mencapainya.

Surat kabar Los Angeles Times pernah menulis sebuah kutipan seperti ini, “Kalau Anda bisa tersenyum setiap kali sesuatu yang tidak beres terjadi, Anda orang sinting atau tukang reparasi.” Tapi ada satu jenis orang lagi yang bisa ditambahkan dalam kutipan tersebut, orang yang akan membuat sejarah – orang yang menyadari bahwa masalah tidak bisa membuat mereka memberikan reaksi yang salah. Ingatlah bahwa masalah hanya bisa menghentikan Anda untuk sementara waktu saja, namun hanya Anda sendirilah satu-satunya orang yang bisa menjadikannya permanen. Masalah bukanlah sebuah alasan untuk berhenti, masalah adalah sebuah alasan yang kuat untuk terus maju dan berjuang.

Source : Adaptasi dari: Mengembangkan Kepemimpinan Dalam Diri Anda; John C Maxwell; Binarupa Aksara www.jawaban.com

Posted in: Christian